.:: Rekomendasi Diskusi Publik “Review Implementasi Target MDGs di NTT sebagai Komitmen Mengurangi Kemiskinan di Daerah” ::.
media @ 8:17 AM


Melalui kerjasama PPKM, CSO-Indonesia dan Yayasan Alfa Oemega (YAO). Kemudian YAO memfasilitasi diskusi terkait MDGs di NTT tersebut. Kegiatan sehari ini berlangsung pada tanggal 1 Desember 2007 di aula YAO. Adapun narasumber : Bappeda Propinsi NTT, DPRD NTT (Bpk Kristo Blasin) , Ketua Sinode GMIT (DR Eben Nuban Timo) , dan CSO- Indonesia.
Usi Ana Jukana (media), Bung Fred Benu (pakar Ekonomi) , Bung Yulius Bobo (Politisi) , dan Bung Mario (GTZ).

Kegiatan ini di hadiri oleh utusan dari pemda, Tokoh masyarakat, Media, aktifis perempuan, Pelaku ekonomi-mikro, OKP seperti GMKI, dan NGOs (termasuk utusan CIS Timor. Diskusi ini dipandu oleh Om Pius Rengka telah berhasil menemukan beberapa rekomendasi yang bermanfaat bagi pencapaian MDGs di NTT.
Melalui ketua panitia (Bung Minggus Umbu Sasa) yang mengatasnakan forum, menyampaikan hasil rumusan sebagai dokumen bersama sebagai berikut


A. Situasi Konkrit NTT

  • Populasi penduduk : 4.260.294 jiwa (laki-laki 49%, perempuan 50%)
  • Angkatan kerja 79% dan tingkat pengangguran yang tinggi
  • Pertanian merupakan lahan kerja utama, menjadi buruh migran juga merupakan lapangan kerja alternatif yang cukup diminati.
  • Angka putus sekolah dari pendidikan dasar tinggi (33%), perempuan merupakan mayoritas
  • Angka buta huruf 13%, mayoritas dialami perempuan
  • Gizi kurang 17,91%; gizi buruk 2,91%
  • Kemiskinan masih menjadi persoalan besar (hampir 65% masih miskin)
  • Angka Kematian Ibu masih tinggi (554/100.000 ibu melahirkan)
  • Angka partisipasi sekolah anak perempuan masih rendah
  • Masih banyak terjadi kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan (misal budaya belis)
  • Angka kematian anak masih tinggi (62/100.000 anak)
  • Air bersih, sanitasi dan pemukiman masih belum tersedia secara optimalKeterlibatan sektor swasta masih kurang

B. Rekomendasi

1. Ditingkat Pemerintah

  • Melibatkan masyarakat miskin, perempuan, kelompok minoritas, kelompok berkebutuhan khusus mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan dan monitoring program-program membangun kualitas manusia NTT
  • Mensosialisasikan MDGs sebagai HAK-HAK DASAR RAKYAT di seluruh level pemerintah daerah
  • Menyusun anggaran dan monitoringnya yang berpihak pada rakyat miskin, perempuan, kelompok minoritas, kelompok berkebutuhan khusus
  • Kritis terhadap agenda neoliberalisme yang memiskinkan rakyat
  • Memperbaiki data-data yang berkaitan dengan MDGs agar lebih akurat

2. Di tingkat Parlemen

  • Melibatkan masyarakat miskin, perempuan, kelompok minoritas, kelompok berkebutuhan khusus mulai dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan dan monitoring kebijakan-kebijakan pembangunan kualitas manusia NTT
  • Menyusun kebijakan-kebijakan lokal yang berpihak pada masyarakat miskin, perempuan, kelompok minoritas dan kelompok berkebutuhan khusus
  • Mengkritisi tradisi / adat yang tidak berpihak pada perempuan dan masyarakat miskin
  • Mensosialisasikan MDGs sebagai HAK-HAK DASAR RAKYAT di tingkat parlemen daerah
  • Kritis terhadap agenda neoliberalisme yang memiskinkan

3. Tingkat Pemuka Agama

  • Memperkuat para pemuka agama untuk lebih kritis terhadap program / kebijakan yang memiskinkan rakyat
  • Memperkuat para pemuka agama untuk menjadi ‘penyambung lidah’ rakyat pada level-level yang tidak bisa diakses rakyat secara langsung
  • Mendorong para pemuka agama untuk mensosialisasikan MDGs seabgai HAK-HAK DASAR RAKYAT yang harus dipenuhi Negara

4. Di Tingkat Masyarakat / Akar Rumput

  • Memperkuat kapasitas masyarakat sipil untuk melakukan monitoring terhadap program/kebijakan, anggaran pembangunan kualitas manusia
  • Memperkuat jaringan masyarakat sipil untuk terus mengawal program/kebijakan yang memberdayakan rakyat, kelompok minoritas dan kelompok berkebutuhan khusus
  • Lebih kritis terhadap dana-dana untuk program-program penanggulangan kemiskinan (bukan hutang)
  • Lebih kritis terhadap globalisasi, kebijakan yang berorientasi pada ekonomi global
  • Mensosialisasikan MDGs sebagai HAK-HAK DASAR RAKYAT di kalangan masyarakat yang lebih luas
  • Membangun data alternatif untuk isu MDGs

5. Di tingkat Media

  • Memperkuat media untuk lebih berpihak kepada rakyat miskin, perempuan, kelompok minoritas, kelompok berkebutuhan khusus
  • Terus-menerus melakukan sosialisasi MDGs sebagai HAK-HAK DASAR RAKYAT di berbagai media



----------

alamat kontak


CIS Timor
Jl.KB.Lestari No.11,Kota Baru, Walikota, Kupang
Nusa Tenggara Timur
Tel/Fax.0380-833210
e mail : cis_timor@telkom.net

Navigasi

aktivitas relawan

10 aktivitas terakhir

  • :: Kampanye “Gizi dan masa depan keluarga” ala CIS...
  • .:: AFSC assestment situasi Timor Barat ::.
  • :: Refleksi dari Training INCREASE untuk NGO dan s...
  • :: Menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan ::
  • :: Training Disaster Management ::
  • RRI Kupang Minta eks Pengungsi segera Keluar
  • Target 2008 Masalah Pengungsi Tim-Tim selesai
  • Kelompok Pertanian & Perikanan Tulakaboak ikut Pel...
  • 76 KK dipindahkan tahap II ke Bortetuk
  • Mari Katong Hidup Hemat BBM
  • arsip aktivitas

  • March 2006
  • June 2006
  • August 2006
  • May 2007
  • June 2007
  • January 2008
  • March 2008
  • January 2009
  • sapa kami

    # pengunjung

    web counter
    web counter
    Copyright ©2005 cis timor. All rights reserved | designed by : okke